Secret Lovers

Secret Lovers

Genre: Romance, Drama, Gangbang dan Bondage

Chapter 1

Apa Anda pernah merasakan hidup ditituk terbawah? Apa anda tau rasanya menderita bahkan hampir ingin mati? Apa anda juga pernah ditinggalkan keluarga anda karena hal sepele.

Namaku Karina Indraprasta, nama keluarga Indraprasta sudah lama kubuang dari dalam hidupku, aku anggap suruh keluargaku sudah mati kecuali kakak laki-lakiku Juni Indraprasta, karena disaat aku terpuruk pun dia tak pernah meninggalkanku.

Aku menghcek mataku dan melirik jam yang berdiri rapi diatas meja, pukul 6:20 menit, aku merasakan pelukan erat di tubuhku tatkala aku mau beranjak dari ranjang dan memunguti kimonoku yang berserakan dilantai.

“Lima menit lagi.” Ujar seseorang yang tidur disebelahku Erie Yamamoto pria berusia 28 tahun blasteran jepang-indonesia, ia adalah tamu kedelapanku. Ya benar aku adalah pelacur kelas atas setelah kekasih yang membiayai seluruh kehidupanku meninggal dunia.

Ah kakakku selalu memberiku uang kok, hanya saja tak begitu besar karena ia juga bekerja sebagai OB di sebuah perusahaan milik keluarga Yamamoto, aku kembali merebahkan diriku yang telanjang disampingnya, tangan nakalnya mulai menggerayangi tubuhku, serta bibirnya mulai menciumi pipiku.

“Aku akan melayanimu secara gratis tapi ada syaratnya” kataku yang kini menahan rangsangan tangannya.

“Jadi kau memberi pelayanan gratis kepadaku? Syaratnya?” tanyanya yang kini melepaskan ciumannya dileherku, dan tersenyum simpul mendengar perkataanku, yang kemudian melanjutkan menggerayangi tubuhku.

“Tunggu Erie, aku serius.” ucapku menekankan kata ‘Serius’.

“Ya baiklah, katakan Syaratnya?” tanyanya dengan penuh rasa percaya diri.

“Aku ingin kau mengangkat salah satu pegawaimu kejabatan yang lebih tinggi.” jawabku yang kini menatap Erie, aku tak tega melihat kakakku yang bekerja siang malam tetapi hanya mendapat uang yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya saja.

“Hah siapa yang kau maksud? Pegawaiku?” tanya Erie yang kini duduk ditepi ranjang.

” Ya, namanya Juni Indraprasta, angkat dia sebagai manager msrketing. Bukannya perusahaanmu membutuhkan manger marketing.” jawabku yang kini memeluknya mesra.

“Oh OB yang berada diperusahaan itu? Kenapa? Dan apa alasannya.? Tanya Erie yang malah semakin ingin tahu kenapa aku meminta dia mengangkat kakakku kejabatan lebih tinggi.

“Dia kakakku Erie, kakak laki-laki satu-satunya yang kusayang, aku ingin dia hidup lebih baik tanpa embel-embel nama keluarga? Mereka selalu menyalahkannya karena hanya bekerja sebagai seorang Office Boy.” jawabku memberi alasan.

“Apa keuntungannya untukku?” tanya Erie yang membuatku diam, tentu saja Erie takkan mengabulkan keinginanku dengan mudah jika ia tak mendapat keuntungan.

“Hah kenapa diam sayang. Kau tak punya apapun untuk dapat memberiku keuntungan ya? Ya baiklah jadilah simpananku dan turuti semua kemauanku. Aku akan menurutimu mengangkat Juni ke manager marketing.” ucap Erie yang kini mulai menjamah tubuhku lagi.

“Waktumu hanya 10 detik.” ucap Erie yang hanya membuatku memikirkan berulang kali.

“10”

“9”

“8”

“7”

“6”

“5”

“4”

” Oke, aku mau menjadi simpananmu dan menuruti semua keinginanmu.” ucapku yang tak bisa berpikir jernih lagi.

“Bagus, mulai besok kau akan tinggal disalah satu rumahku, Tenang saja kau bisa kuliah lagi kalau mau.” ujarnya yang kini hanya menciumku dengan dalam tanpa permainan nafsu yang selalu ia tawarkan disaat kami bertemu.

*******

Seminggu dari perjanjian kami, aku mendapat telpon dari kakakku, mengatakan bahwa dia diangkat menjadi manager marketing. Tak sia-sia dia mendapat ijazah sebuah perguruan tinggi diluarnegri.

Aku tersenyum dan mendapati Erie yang kini sibuk bergoyang diatasku mencari kenikmatannya sendiri. Aku menutup telponnya dengan alasan akan bertemu teman-temanku, tetapi yang sesungguhnya adalah aku ingin menuntaskan birahiku dengan Erie.

“Aaaah Erie sayang lebih cepat ouggh aaah” Desahku memenuhi ruang lantai 2 dirumah Erie, rumah pribadinya bukan milik keluargannya.

Bibir kami bersatu mencoba mengalahkan satu sama lain, Erie terus saja menggenjotku tatkala bunyi pintu dibuka oleh seseorang.

“Mmmh…. Nggggh” desahku yang kini malah membuat erie semakin beringas.

“Wah sialan lo bray… Enak gak diajak.” kata pria berkulit putih berambut hitam lebat.

“Aaaaah ganggu aja lo Sam, mmmh gimana gue bisa tahan kalau memeknya sempit banget kaya perawan.

“Hai, namaku Sammy, panggil aja Sam” ucap Sam mempeekenalkan diri sembari meremas dadaku. Aku sudah tak bisa melakukan apa-apa kecuali mendesah dengan sensual.

“Ough aaah Erie aaah aaah” aku hampir mendapatkan orgasmeku, namun erie menghentikan genjotannya yang membuatku tak bisa menuntaskan birahiku.

” Ya kalau kau mau dapat orgasme. Kulum kontol milik Sam.” ucap Erie dan kini kulihat Sam membuka celana serta celana dalamnya. Seolah terhipnotis aku mulai mengulum kontol sammy dan erie mulai menggenjotku lagi. Sammy merem melek menikmati kulumanku.

Aku mendesah kuat diiringi oleh cairanku yang keluar dengan derasnya disusul oleh sperma erie yang menyemburkan sperma yang begitu banyak didalam memekku.

Tamparan halus dari sebatang penis membuatku menatap pria yang kini berdiri disampingku. Penis itu terlihat besar dan berurat melebihi besarnya penis milik Erie.

Aku tersenyum dan mengulum serta menghisap penis milik Sam itu, aku tak menyangka akan melakukan threesome kali ini.

To be continue

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s